MEDIA AN NUUR─Luqman, seorang yang dikenal bijaksana, suatu hari diberikan tugas oleh tuannya untuk menyembelih seekor kambing dan mengambil bagian daging terbaik. Luqman pun memilih hati dan lidah.
Kemudian, tuannya kembali memerintahkannya untuk menyembelih kambing lain dan mengambil bagian yang paling buruk. Anehnya, Luqman tetap memilih hati dan lidah.
Ketika ditanya alasannya, Luqman menjawab dengan penuh kebijaksanaan: "Tidak ada bagian tubuh yang lebih baik daripada hati dan lidah jika keduanya baik. Namun, tidak ada yang lebih buruk daripada hati dan lidah jika keduanya buruk."
![]() |
Kultum Subuh oleh Ustaz Ahmad |
Pesan dari kisah ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga hati dan lisan. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari & Muslim)
Selain itu, dalam Al-Qur’an, Allah juga berfirman tentang hati yang bersih sebagai penyelamat di hari kiamat:
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
"Pada hari itu, harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih." (QS. Asy-Syu'ara: 88-89)
Dari kisah ini, kita belajar bahwa hati dan lidah bisa menjadi sumber kebaikan terbesar, namun juga dapat menjadi penyebab keburukan yang paling buruk. Oleh karena itu, menjaga hati dan lisan adalah kunci menuju keselamatan di dunia dan akhirat.
Kultum Subuh di Masjid An Nuur Sidowayah pada 30 Maret 2025, disampaikan oleh Ustaz Aldi Ahmad, asatiz Ponpes Qoryatul Qur'an asal Sukoharjo, yang mendampingi santri bertugas Iktikaf Ramadan 1446 H