NqpdMaBaMqp7NWxdLWR6LWtbNmMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE104

Doa Setelah Salat yang Diajarkan Nabi pada Mu'adz bin Jabal

MEDIA AN NUUR─Ada sebuah doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ mencakup tiga hal penting dalam ibadah: mengingat Allah (zikir), bersyukur atas nikmat-Nya, dan memperbaiki kualitas ibadah. Sangat dianjurkan untuk diamalkan setelah kita melaksanakan salat.

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَخَذَ بِيَدِهِ وَقَالَ: يَا مُعَاذُ، وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ، وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ. فَقَالَ: أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ، لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ أَنْ تَقُولَ: اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ mengambil tangannya dan bersabda: "Wahai Mu’adz, demi Allah, sungguh aku mencintaimu. Demi Allah, sungguh aku mencintaimu. Aku wasiatkan kepadamu, wahai Mu’adz, janganlah engkau tinggalkan doa ini setiap selesai salat: Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika (Ya Allah, bantulah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan baik).” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Doa yang diajarkan Nabi ﷺ kepada Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu sebagaimana disebutkan pada hadis di atas, bisa untuk kita amalkan, dibaca di akhir setiap salat adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika.

"Ya Allah, bantulah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan baik."

Ustaz Habib As Salam
Ustaz Habib ajarkan doa setelah salat

Doa yang diajarkan Nabi ﷺ kepada Mu’adz bin Jabal mencerminkan tiga perkara penting dalam kehidupan seorang Muslim. Pertama, permohonan agar selalu diberi kemudahan dalam mengingat Allah (zikir). Mengingat Allah bukan hanya dengan lisan, tetapi juga dengan hati dan perbuatan. Dengan berzikir, hati menjadi tenang dan semakin dekat dengan-Nya.

Kedua, permohonan agar selalu bisa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Syukur bukan sekadar ucapan terima kasih, tetapi juga diiringi dengan perbuatan, yaitu menggunakan nikmat Allah untuk kebaikan dan ketaatan. Bersyukur juga menjadi kunci bertambahnya nikmat, sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an.

Ketiga, doa ini memohon agar diberikan kemampuan untuk beribadah dengan baik. Ibadah yang baik adalah yang dilakukan dengan ikhlas, mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ, dan penuh kesungguhan. Dengan berdoa seperti ini, seorang hamba memohon pertolongan Allah agar tetap istikamah dalam kebaikan dan tidak terjerumus dalam kelalaian.

Kultum Subuh di Masjid An Nuur Sidowayah pada 17 Maret 2025 (17 Ramadan 1446 H) disampaikan oleh Ustaz Habibussalam bin Sarju, pengasuh Ponpes Al Himmah Tawangsari.

Share This Article :
Wakhid Syamsudin

Berusaha menjadi orang bermanfaat pada sesama melalui tulisan. Saat ini mengelola blog Media An Nuur (www.media-annuur.com), Bicara Cara (www.bicaracara.my.id), dan blog pribadi (www.syamsa.my.id)

2907636960708278822